Tarik Wisatawan, Bogor Gelar Event Land of Harmony 2018

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor menggelar event ‘Land of Harmony 2018’ bertajuk ‘Visit Bogor 2018’, di Atrium Senen, Jakarta Pusat, pada 17-18 Maret 2018.

Sebanyak 20 perusahaan yang bergerak di bidang pariwisata seperti hotel, restoran, tempat wisata, dan industri kreatif, ikut memeriahkan event ini.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Rahmat Suryana mengatakan, Kabupaten Bogor memiliki kekayaan alam dan seni budaya yang menjadi primadona pariwisata di provinsi Jawa barat.

“Sektor pariwisata saat ini menjadi salah satu andalan di luar migas dalam menghasilkan devisa dan dapat meningkatkan pembangunan di sektor pariwisata sehingga akan mendorong pembangunan di sektor lain,” kata Rahmat Suryana saat ditemui di sela acara.

Rahmat menjelaskan, sektor pariwisata pada saat ini telah menjadi sevent ‘Land of Harmony 2018’ bertajuk ‘Visit Bogor 2018’, di Atrium Senen, Jakarta Pusat,alah satu sektor andalan, karena akan mendorong peningkatan pembangunan sektor lain sebagai akibat dari multiplier affect pariwisata.

“Dengan keindahan alamnya, kekayaan seni budaya yang dimiliki serta masyarakatnya yang bersahaja dan memiliki pemahaman baik, menjadi faktor pendukung sektor

wisata. Faktor tersebut ikut menKepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor Rahmat Suryana genalkannya kepada masyarakat luar secara nasional, bahkan global,” kata Rahmat.

Menurut Rahmat, harus dilakukan usaha-usaha promosi dari seni budaya dan pariwisata yang ada di Kabupaten Bogor. Pada di masa mendatang, Kabupaten Bogor akan tetap menjadi sebagai salah satu wisata utama di Jawa Barat, sekaligus dalam rangka mensukseskan Program Visit Bogor 2018.

Rahmat menjelaskan, event ini bertujuan untuk mendatangkan dan menjaring secara langsung pengunjung, khususnya wisatawan domestik oleh para stakeholder pariwisata yang ada di wilayah kabupaten bogor. “Bisa dibilang kami akan terus menjual Bogor ke masyarakat Jakarta agar berwisata ke Bogor,” ujar Rahmat.

Selain itu, kata Rahmat, juga memperkenalkan dan mempromosikan potensi pariwisata maupun budaya yang dimiliki Kabupaten Bogor agar dapat menjadi objek dan daya tarik wisata yang sangat potensial dan mampu menarik jumlah kunjungan wisatawan lebih banyak.

“Kami juga ingin meningkatkan image Kabupaten Bogor sebagai daerah tujuan wisata baik bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara serta menyukseskan Program Visit Bogor 2018,” kata Rahmat.

Rahmat mengungkapkan, kunjungan wisatawan ke Bogor pada tahun 2017 lalu mencapai lebih dari 7 juta orang pengunjung. Sedangkan pada tahun 2018 ini ditargetkan bisa mencapai 8 juta orang pengunjung.

“Tak kalah penting, dari event ini diharapkan dapat meningkatkan usaha di bidang kepariwisataan dan menumbuhkembangkan minat para investor untuk bergerak di bidang kepariwisataan,” pungkas Rahmat.