Seorang Prajurit TNI Gugur Dalam Baku Tembak di Tembagapura

Seorang prajurit TNI, Pratu Vicky Rumpasium gugur dalam baku tembak dengan kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) di Kampung Banti, Tembagapura, Timika, Papua. Sedangkan 2 anggota KKSB juga tewas dan puluhan lain luka-luka.

Peristiwa ini tejadi saat pasukan TNI berupaya melakukan pembebasan sejumlah kampung di Distrik Tembagapura yang dikuasai oleh KKSB, pasca pembakaran Rumah Sakit di Utikini, sepekan lalu.

“Satu orang anggota TNI bernama Pratu Vicky Rumpasium asal dari Sorong, Papua Barat gugur sebagai Kusuma Bangsa. Sementara dari Pihak KKSB terpantau lewat drone tewas dua orang dan puluhan lainnya luka-luka," terang Kapendam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhamad Aidi melalui keterangan persnya, Selasa (03/04).

Aidi menambahkan, TNI masih melakukan pengejaran terhadap kelompok tersebut. “Pengejaran kelompok tersebut dilakukan TNI- Polri sebagai aksi penindakan atas pembakar Rumah Sakit, Gedung Sekolah SD dan SMP juga membakar sejumlah rumah warga oleh KKSB," ujar dia.

Selain melakukan pembakaran, Kelompok bersenjata ini juga menduduki sejumlah kampung di Distrik Tembagapura antara lain: Utikini, Longsoran, Kimbeli, Banti 1 dan Banti 2 serta Opitawak.

Aidi menambahkan, aksi pembakaran Rumah sakit dan sekolah di Distrik Tembagapura itu merupakan rangkaian peristiwa penyanderaan di Kampung Utikini, Banti dan Kimbely terhadap masyarakat sejumlah 1300 orang pada November 2017 lalu.

Di mana setelah peristiwa itu seluruh warga pendatang baik orang asli Papua maupun warga non Papua telah mengungsi dan tidak ada lagi yang kembali ke kampung tersebut yang tinggal hanya penduduk asli setempat.

Dalam rangka merebut kembali kampung-kampung yang dikuasai oleh KKSB pasukan TNI terdiri dari Yonif 751/R 20 orang, Yonif 754/ENK 20 orang dan Brigif 20/IJK 10 orang bergerak ke sasaran.

Kelompok bersenjata ini kemudian melawan sehingga terjadi kontak tembak.

“Mungkin ini adalah realisasi dari ultimatum KKSB yang sebelumnya disiarkan di berbagai media bahwa mereka menyatakan perang terhadap TNI-Polri," tandas Aidi.