Selama Ramadan, Belanja Iklan Televisi Tembus Rp7 triliun

Meski perekonomian Indonesia tengah melambat dan daya beli masyarakat menurun, dalam menghadapi momentum Ramadan dan Lebaran, sejumlah industri tetap jor-joran dalam belanja iklan di televisi. Selama Ramadhan, belanja iklan di televisi menembus angka Rp7,039 triliun.

Demikian hasil survei yang dirilis Adstensity, platform riset digital dari PT. Sigi Kaca Pariwara. Padahal, 2 minggu menjelang Ramadan, belanja iklan di 13 televisi nasional baru mencapai Rp3,030 triliun.

Dari total belanja sebesar itu, 3 televisi yang mendapat kue iklan paling besar antara lain, SCTV sebesar 14,18 persen, RCTI memperoleh 13,52 persen, dan MNC TV meraih 12,78 persen. Sedangkan kue iklan paling kecil diterima TVRI dengan bagian kurang dari 1 persen.

Sementara, saat Ramadan tiba, kira pada 18 Juni-16 Juli 2015, belanja iklan pun meningkat. Posisi iklan pun berubah. Jika sebelum ramadan, SCTV mendominasi, memasuki Ramadan, belanja iklan mereka disalib oleh RCTI. Selama lebaran, RCTI meraup kue iklan Rp1,049 triliun, SCTV memperoleh Rp907,6 milliar, dan MNCTV kebagian Rp885,220 milliar. Sedangkan TVRI paling rendah dengan angka Rp4,818 miliar.

Dilihat dari sisi grup media, Group MNC (RCTI, GlobalTV dan MNCTV) memperoleh Rp 2,503 triliun. Grup Emtek (Indosiar dan SCTV) mendapatkan Rp1,752 triliun. Adapun, Grup Trans Corp (TransTV dan Trans 7) mendapatkan Rp1,126 triliun, sedangkan Viva Group (TV One dan ANTV) kebagian Rp 1,039 trilliun.