Riau Tetapkan Status Siaga Bencana Kabut Asap

Pemerintah Provinsi Riau memberlakukan status siaga bencana kabut asap, menyusul munculnya banyak hot spot (titik api) akibat pembakaran hutan yang jarak pandang di wilayah itu memendek. Status siaga ini untuk mencegah kebakaran lahan di Riau terus meluas.

Kepada pers di Pekanbaru, Senin (10/02), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, Said Saqlul Amri mengatakan, langkah ini untuk mengantisipasi kebakaran lahan yang terus meluas dalam beberapa hari terakhir khususnya di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Dikatakan Said, titik-titik kebakaran lahan di Riau dalam satu pekan terakhir telah dapat dipadamkan, namun masih terus bermunculan titik kebakaran baru di berbagai lokasi lainnya. Oleh sebab itu, kata dia, dibutuhkan kerja sama yang ekstra antara pihak pemerintah daerah, masyarakat dan kepolisian dalam hal penegakan hukum.

Said mengatakan, pihak-pihak yang terkait untuk siaga bencana kabut asap ini adalah seluruh BPBD kabupaten/kota se-Riau, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (GMKG) Stasiun Pekanbaru, Dinas Kesehatan Riau, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Riau, kepolisian dan Dinas Kehutanan.

“Semua lembaga, badan dan dinas ini yang nantinya akan turut membantu dalam upaya pencegahan bencana kabut asap. Jangan sampai kejadian di 2013 terulang," tandas dia.