PT WIKA Bidik Proyek Rp600 Miliar di Arab Saudi

PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) membidik sejumlah proyek di Timur Tengah, khususnya Arab Saudi. Pada 2016, emiten konstruksi pelat merah ini mengincar kontrak baru Rp500 miliar hingga Rp600 miliar dari negeri kaya minyak itu.

Suradi Wongso, Sekretaris Perusahaan WIKA, mengatakan, sejatinya pendirian kantor cabang sudah hampir rampung. Sebab proses administrasi pendirian kantor cabang WIKA di sana sudah lengkap. Namun, perseroan masih menghitung ulang pendanaan awal lantaran Pemerintah Arab Saudi mengharuskan 10 persen tenaga kerja dari lokal.

"Saat ini, kami mengkalkulasi nilai yang harus dikeluarkan jika mempekerjaan 10 persen orang sana," kata Suradi, kemarin,

Menurut, Suradi, Tahun 2016 ini, WIKA membidik proyek pemondokan haji, pusat perbelanjaan dan hotel di Jeddah.

Suradi mengatakan, banyak proyek yang bisa digarap di sana. Setelah pendirian kantor cabang rampung, WIKA akan mengajak anak usahanya, PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) endirikan pabrik pracetak di Arab Saudi. “Ini untuk melayani kebutuhan proyek yang akan digarap,” ujar Suradi.

Selain membidik kontrak baru dari Arab Saudi, kata Suradi, WIKA mengincar proyek dari negara lain seperti Timor Leste, Aljazair dan Malaysia. Tahun ini, total kontrak baru yang dibidik dari proyek luar negeri mencapai Rp2 triliun.

Di Malaysia, WIKA mengincar proyek pembangunan mal di wilayah Kucing. Sementara di Timur Leste, emiten ini membidik proyek pembangunan receiving terminal untuk proyek migas dan bandara.

Kemudian di Aljazair WIKA mengincar proyek jalan tol lanjutan sampai Tunisia dan mal. "Saat ini kami mengkaji proyek jalan tol Aljazair," kata Suradi.

WIKA juga berencana masuk Filipina. Sebab, perusahaan Indonesia yang tengah mengembangkan jalan tol di negara itu mengajak WIKA ikut sebagai kontraktor.

Permintaan ini datang sejak pertengahan tahun lalu. Sepanjang 2016, WIKA membidik kontrak baru Rp52,3 triliun atau tumbuh 107 persen dibandingkan target kontrak baru tahun lalu Rp25,3 triliun. Dengan tambahan kontrak carry over tahun lalu Rp33 triliun, WIKA akan mencatat total kontrak yang akan digarap aliasorder book Rp86 triliun.