Polisi Australia Sita 306 Kg Sabu dan 252 Kg Heroin

Kepolisian Australia berhasil membongkar sindikat perdagangan narkoba internasional. Polisi menggerebek sejumlah tempat di Sydney, Senin (30/07) dan menahan 7 orang setelah menemukan 306 kilogram (Kg) sabu dan 252 Kg heroin. Narkoba ini bernilai total AU$500 juta atau sekitar Rp 4,9 triliun di pasaran Australia.

Wakil Komisaris Polisi Andrew Colvin, Selasa (31/07) mengatakan, dari 7 orang yang ditahan, 4 berasal dari Hongkong dan 3 lainnya warga Australia. Ini merupakan pengungkapan kasus sabu terbesar di negara kangguru itu. Sedangkan jumlah heroin yang disita adalah yang ketiga tersebar jumlahnya dalam sejarah Australia.

Penangkapan oleh polisi Australia ini merupakan kulminasi dari operasi berkesinambungan menyusul informasi dari Badan Narkoba AS (DEA). “Ini hasil penyelidikan selama 11 bulan di mana kami melakukan pengawasan terhadap sejumlah orang yang dicurigai terlibat dalam perdagangan narkotika antarnegara," ujar dia.

Menteri Dalam Negeri Jason Clare, yang juga menyebut keberhasilan ini sebagai sebuah terobosan besar. “Ini melebihi penyitaan yang kami lakukan sepanjang tahun," imbuhnya.

Barang-barang haram itu dilaporkan disembunyikan dalam pot-pot tembikar yang dikirim ke Australia dari sebuah negara yang tidak diungkap, dan kemudian dilacak ke sebuah gudang di Kota Sydney, di mana ditemukan ratusan paket masih terbungkus rapi.