Pascatersangka Emirsyah, Saham Garuda Turun Terus

Harga saham PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terus turun pascapenetapan tersangka mantan Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar. Sebelumnya, Kamis (19/01), Emirsyah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap.

Berdasarkan data RTI Bussiness, hari ini saham Garuda dibuka flat, sama dengan penutupan kemarin di level Rp346. Namun pukul 09.06 WIB, harga saham garuda kembali turun 4 poin atau 1,16 persen persen ke level Rp342.

Sebelumnya pada perdagangan kemarin, saham emiten berkode GIAA itu sudah turun 2,26 persen atau 8 poin ke level Rp346 per lembar saham. Saham Garuda diperdagangkan di rentang Rp346-Rp362, sebanyak 15,21 juta saham, sebanyak 1.103 kali dengan nilai transaksi Rp5,37 miliar.

Penurunan harga saham Garuda diperkirakan masih akan berlanjut. Bahkan menyentuh hingga level harga Rp320. Ini berarti diperkirakan saham Garuda bisa anjlok 26 poin atau 7,51 persen.

"Saya menilai bahwa pelemahan itu kalau sekarang di Rp346, target pelemahan itu bisa berlanjut hingga Rp320. Itu adalah harga terendah Garuda sepanjang 52 minggu lalu. Sehingga ruang pelemahan itu masih ada,” kata Analis Saham Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo.