Naik Hampir 10 Kali Lipat, Ini Mekanisme Dana Bantuan Parpol

Pemerintah telah menyepakati kenaikan dana bantuan untuk partai politik (parpol) sebesar Rp 1.000 per suara sah. Dana bantuan itu naik hampir 10 kali lipat dari yang sebelumnya Rp 108 per suara sah.

Kepada wartawan di Kantor Kemendagri, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (28/08), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengatakan, penghitungan pemberian dana bantuan untuk parpol tersebut merujuk kepada hasil Pemilu.

“Naik menjadi Rp 1.000 per suara sah. Kalau mau diberikan pada tahun depan maka (penghitungan) hasilnya dari perolehan suara Pemilu 2014. Selanjutnya, hasil (perolehan) suara pada 2019 akan mempengaruhi jumlah besaran sumbangan dana parpol ke depan," ujar dia.

Jika hasil perolehan suara suatu parpol naik, maka jumlah besaran sumbangan dana kepadanya juga ikut naik. Sebaliknya, besaran total sumbangan dana parpol akan turun jika perolehan suara parpol menurun.

Mendagri menjelaskan, kenaikan sumbangan dana parpol juga berlaku bagi parpol yang tidak memiliki kursi di DPR tetapi punya kursi di tingkat DPRD I dan DPRD II. Berdasarkan aturan, ujar dia, sumbangan dana parpol untuk satu suara sah di tingkat DPR sebesar Rp 1.000. Sementara itu, satu suara sah di tingkat DPRD I dan DPRD II masing-masing mendapat sumbangan sebesar Rp 1.200 dan Rp 1.500.