Kikuknya Busyro di Tengah Riuh Tepuk Tangan

Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa (30/11) yang mengesahkan Busyro Muqoddas sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tepuk tangan anggota dewan bergemuruh di ruang sidang saat mantan Ketua Komisi Yudisial (KY) itu maju ke depan. Sambutan ini sempat membuat Busyro kikuk.

Setelah mendengarkan laporan dari Komisi III DPR yang disampaikan Wakil Ketua Komisi III, Azis Syamsudin, pimpinan sidang, Priyo Budi Santoso, langsung menanyakan persetujuan kepada seluruh anggota DPR. "Apakah semua bisa menyetujui?" tanya Priyo dalam sidang. Lalu disambut koor “Setuju”. Palu sidang pun langsung diketuk Priyo sebagai tanda persetujuan.

Kemudian Busyro saat akan berdiri, ditengah-tengah tepuk tangan anggota DPR, ia tampak ragu, sampai akhirnya pimpinan sidang mempersilahkannya berdiri. "Silakan berdiri Pak Busyro," kata Priyo.

Busyro pun langsung berdiri dan berjalan ke depan meja pimpinan untuk bersalaman sambil diiringi tepuk tangan meriah anggota DPR di ruang sidang. Setelah bersalaman Busyro pun langsung memberikan salam penghormatan kepada anggota DPR.

Tak lama kemudian, Maruarar Sirait, politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melakukan interupsi kepada pimpinan sidang. Anggota Komisi XI DPR. Ia meminta agar kasus Century, Gayus Tambunan, dan Bibit-Candra untuk diselesaikan. "Saya minta tiga kasus tersebut bisa diselesaikan," katanya.