Ketum MUI: Presiden Setuju Baasyir Dirawat di RSCM

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyetujui permintaan agar Ustaz Abu Bakar Baasyir mendapat perawatan kesehatan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM). Baasyir saat ini tengah menjalani hukuman pidana di Lapas Gunung Sindur, Bogor Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan Maruf kepada pers, usai bertemu bertemu Presiden Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/02).

Maruf membenarkan jika dirinya meminta Presiden agar mengizinkan Abu Bakar Baasyir dirawat di RSCM. “Saya pernah menyampaikan itu. Saya belum tahu apa namanya itu, ya menyampaikan ke Presiden dan Presiden merespons bagus," katanya.

Maruf mengatakan, permintaan itu langsung disetujui Presiden Jokowi. Bahkan Jokowi mengapresiasi permintaan itu. “Ya setuju, dan beliau sangat apresiasi. Ya untuk bagaimana beliau dirawat di RS," katanya.

Meski demikian, Maruf mengaku dirinya belum tahu pasti mekanisme pemindahan Baasyir untuk mendapat perawatan di RSCM. "Saya belum tahu persisnya, tapi Presiden setuju," katanya.

Maaruf juga berharap Presdien memberikan grasi atau pengampunan kepada Baasyir, yang merupakan narapidana kasus terorisme itu. “Beliau sakit diperlukan supaya diobati, kemudian juga diberikan semacam kalau bisa dikasih grasi. Ya itu terserah Presiden," ujar Maruf.

Diketahui, Abu Bakar Baasyir yang merupakan pimpinan Majelis Mujahidin Indonesia itu telah mengalami sakit di kakinya semenjak mendekam di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Baasyir juga pernah dirawat selama satu minggu di RS Harapan Kita pada pertengahan 2017 lalu, sebelum akhirnya dipindahkan ke LP Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.