Jembatan Putus, 563 Warga Lubuk Silandak Terisolir

Sebanyak 563 warga Desa Lubuk Silandak, Kecamatan Teramang Jaya, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, kini terisolir. Pasalnya, jembatan gantung melintasi sungai Bantal, dan satu-satunya akses jalan keluar desa itu, kini terputus.

Rusli Masdah, salah seorang warga mengatakan, satu-satunya jalan yang saat ini dapat dilalui warga saat ini adalah dengan menggunakan rakit sewaan. Setiap warga harus mengeluarkan uang Rp7.500 setiap kali menyeberang sungai, ongkos yang mahal bagi warga pedeseaan.

Kondisi ini terjadi setelah jembatan gantung sepanjang 100 meter yang selama ini dapat dilalui pejalan kaki dan sepeda motor dari dan menuju Desa Lubuk Silandak putus total awal Februari 2014. Diduga penyebab putusnya jembatan karena rapuh termakan usia yang sudah usang.

Jembatan itu dibangun tahun 2000 lalu dan pada tahun 2013 sebuah tali penyangga jembatan sempat putus. Akhirnya, jembatan ini putus total pada awal Februari lalu.