Eksekusi Mati TKI, Ujian untuk Janji Kampanye Jokowi

Eksekusi mati pemerintah Arab Saudi atas Siti Zaenab, TKI asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur, adalah ujian bagi janji kampanye Presiden Joko Widodo. Pada Pilpre2014 lalu, Jokowi berjanji untuk membuka 10 juta lapangan kerja selama 5 tahun ke depan.

Demikian disampaikan anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Okky Asokawati kepada pers, di Jakarta, Rabu (15/04). "Persoalan ini pula saya tanyakan ke Menaker M Hanif Dhakiri awal pekan ini saat rapat kerja di komisi IX," ujarnya.

Okky mengucapkan duka mendalam atas eksekusi mati tenaga kerja Indonesia di Arab Saudi, Siti Zaenab. "Saya mengucapkan duka yang mendalam atas eksekusi mati TKI atas nama Siti Zaenab. Langkah protes keras pemerintah RI terhadap pemerintah Arab Saudi sudah sepantasnya dilakukan," ujar dia.

Akan tetapi, Okky mengritik sikap pemerintah yang terkesan gagap, dan menunjukkan manajemen krisis pemerintah belum berjalan dengan baik. Pemerintahan Jokowi dalam penanganan TKI masih di tataran retoris belum menyentuh pokok persoalan.

Dia menyayangkan Menaker Hanif Dhakiri yang tidak bisa menyampaikan peta jalan pencapaian pekerjaan bagi 10 juta pekerja tersebut. Sebab pemerintahan ini sudah berjalan selama 6 bulan. Mestinya, soal peta jalan dan rencana aksi semestinya telah disusun.

Okky menyebut, bila merujuk janji Jokowi, secara kuantitatif, setiap tahun pemerintahan ini sedikitnya harus mencetak 2 juta lapangan tenaga kerja. Atau selama 6 bulan pemerintahan ini telah mencetak 1 juta lapangan tenaga kerja.

Okky menilai janji pemerintahan Jokowi membuat 10 juta lapangan tenaga kerja, sungguh paradoksal dengan rencana pemerintah melakukan moratorium pengiriman TKI ke Arab Saudi, juga pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) maupun membanjirnya tenaga-tenaga asing tanpa pengawasan yang ketat. "Kondisi ini semakin membuat peluang tenaga kerja nasional untuk memperoleh pekerjaan semakin sulit," tuturnya.

Politisi perempuan ini juga menilai koordinasi antarkementerian di Kabinet Kerja belum berjalan ideal. Persoalan yang saat ini muncul seperti target pajak di kuartal pertama yang tidak tercapai, tingkat daya beli masyarakat yang lemah menunjukkan ekonomi tengah melambat. Semestinya, antar instansi saling koordinasi untuk menunaikan janji Jokowi dalam pilpres lalu.

"Padahal, bila pemerintahan ini benar-benar merealisasikan janjinya untuk mencetak 10 juta lapangan tenaga kerja, kasus TKI di luar negeri tentu secara simetris dapat ditekan. Kasus yang menimpa Siti Zainab dipastikan akan diminimalisir untuk jangka panjang," tandas Okky.