Dugaan Jual Beli Remisi, Ditelusuri Dirjen PAS

Dugaan adanya praktik jual beli dalam pemberian remisi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Ketapang, Kalimantan Barat ditelusuri Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kemenkum HAM.

"Pengaduan sudah kami terima. Sedang kita telusuri. Kalau perlu kita kirim tim ke sana," kata Sihabudin, Dirjen PAS kepada wartawan di kantor Kemenkum HAM, Jakarta, Senin (26/09).

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu ada pengaduan ke Ditjenpas tentang praktik tersebut.

Dalam pengaduan itu, Kepala Lapas Klas II B Ketapang diduga melakukan praktik jula beli dengan cara memberikan remisi kepada tahanan, antara lain kepada 3 orang terpidana dalam kasus illegal logging.

Menurut Sihabudin, pihaknya akan menindak tegas jika praktik tersebut benar adanya. "Saya masih tunggu laporannya," ungkap Sihabudin.