Angkat Eksistensi Pangan Lokal, Kementan Kembali Gelar Pangan Nusantara

Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) kembali mengadakan acara Gelar Pangan Nusantara (GPN). Kegiatan ini untuk mengangkat eksistensi pangan lokat agar mampu bersaing secara komersial.

Pada tahun ini, GPN mengangkat tema, “Menjadikan Pangan Lokal Nusantara Berdaya Saing Global.” Acara tersebut akan diselenggarakan di Jakarta pada Jumat (27/07) hingga Minggu (29/07).

“GPN tidak untuk mengangkat eksistensi pengembangan pangan lokal, sehingga mampu bersaing secara komersial. Tapi juga sebagai upaya meningkatkan komitmen pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam mendukung pengembangan industri pangan lokal," terang Kepala BKP Kementan Agung Hendriadi kepada politikindonesia.com, Rabu (25/07).

Diterangkannya, kegiatan yang menjadi wahana untuk menunjukkan berbagai hasil pengembangan pangan lokal dalam mewujudkan kedaulatan pangan, sudah diadakan sejak tahun 2015 ini. Selama ini, GPN selalu diadakan di daerah, tapi untuk tahun ini diadakan di Ibukota Jakarta.

““Jadi acara ini bukan hanya berpusat pada daya saing global saja melainkan lebih kepada upaya peningkatan kepada masyarakat akan pentingnya penganekaragaman konsumsi pangan, serta meningkatkan apresiasi dan eksistensi pangan lokal nusantara. Sebab, selain aneka makanan nusantara, pameran tersebut juga memamerkan teknologi pengelolahan bahan pangan lokal,” ungkapnya.

Diakuinya, saat Indonesia memang sedang mendapat serbuan pangan dari luar. Sehingga kegiatan ini menjadi sangat penting sebagai salah satu sarana untuk memperkenalkan produk pangan lokal kepada masyarakat. Hal tersebut untuk meningkatkan pemasarannya di dalam dan luar negeri. Apalagi, makanan tersebut berasal dari sumber daya lokal di Indonesia, terutama aneka makanan khas masing-masing daerah.

“Kami pun berharap, dari kegiatan ini produk pangan lokal nusantara semakin dikenal dan digemari masyarakat. Selain itu juga mampu dan semakin gesit bersaing dengan produk dari luar di pasar global. Apalagi, acara ini menampilkan kekayaan aneka ragam pangan nusantara, baik dalam bentuk pangan segar maupun olahan,” paparnya.

Dia menjelaskan, Indonesia memiliki pangan yang sangat kaya dan beragam. Diantaranya, ada 77 jenis sumber karbohidrat, 75 sumber protein, 228 sayuran dan 389 buah. Tak heran, kalau kuliner Indonesia sekarang berkembang luar bisa dan mampu mendorong ekspor produk pangan lokal.

“Ini pun sesuai dengan arahan presiden, dimana Indonesia harus mampu meningkatkan ekspor. Terbukti, dalam tiga tahun terakhir ekspor di sektor pertanian meningkat sebesar 24 persen,” tutupnya.