80 Persen Jalan Nasional di Lampung, Rusak

Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kadinda) Lampung mengeluhkan kondisi infrastruktur jalan nasional di provinsi Lampung yang memprihatinkan. Sekitar 80 persen jalan nasional di wilayah itu mengalami kerusakan berat.

“Kondisi infrastruktur jalan baik nasional maupun provinsi memiliki kerusakan yang sangat signifikan, sehingga dapat memengaruhi proses dan usaha menarik investor ke provinsi ini," kata Ketua Kadinda Lampung Mustafa, kepada pers di Bandarlampung, Kamis (26/06).

Mustafa yang juga Wakil Bupati Lampung Tengah itu, mengatakan, kerusakan jalan di Lampung menjadi sorotan tajam sejumlah pihak, terutama kalangan bisnis, masyarakat pengguna jalan dan pengamat pembangunan di daerah ini. Ia berharap Pemprov Lampung dan Pusat dapat segera membenahi dan menyelesaikan permasalahan kerusakan jalan tersebut.

Mustafa mengatakan, dalam upaya mendorong pengembangan dunia usaha diperlukan 3 unsur pendukung, yakni infrastruktur jalan, keamanan, serta pengurusan perizinan.

“Kenapa infrastruktur ditempatkan pada urutan pertama, karena semakin baik kondisinya akan berdampak pada tinggi rendahnya minat investor menanamkan modalnya di daerah tersebut," ujar dia.

Msutafa berharap, Pemprov Lampung yang dipimpin gubernur baru dengan usia muda, memiliki energi besar untuk mewujudkan perbaikan sektor usaha tersebut. “Saya yakin 100 hari waktu yang sangat sedikit, namun dengan upaya dan prioritas dari pemerintah provinsi dalam membenahi kondisi infrastruktur jalan, pasti akan ada hasilnya meski belum signifikan," ujar Mustafa.

Ia juga minta Pemprov Lampung dapat bersinergi dengan pemerintah daerah maupun pusat, mengingat perbaikan kondisi infrastruktur ini membutuhkan energi serta anggaran yang besar. “Saya juga meyakini, upaya pemprov yang bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota di sini dapat mewujudkan perbaikan infrastruktur tersebut," ujarnya.

Kondisi jalan nasional yang berada di daerah Lampung, hanya 296,487 kilometer dari total panjang jalan di daerah ini 1.159,573 km yang masuk dalam kriteria baik atau hanya 25,5 persen. Sedangkan, untuk jalan provinsi dari total panjang 1.702,81 km, hanya 565,17 km (33,19 persen) yang dalam kondisi baik.