6.800 Korban Banjir Manado Masih di Pengungsian

Sekitar 6.800 warga yang menjadi korban bencana banjir di Kota Manado, Sulawesi Utara, pada 15 Januari lalu, hingga kini masih berada di tempat-tempat pengungsian. Korban yang masih tinggal di tempat pengungsian, kebanyakan rumah mereka rusak berat atau hilang akibat tersapu banjir bandang.

“Mereka berada di rumah-rumah ibadah, sekolah, serta tempat lainnya yang bisa dijadikan lokasi ungsian. Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Manado untuk data riilnya," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Utara Noldy Liow kepada pers, di Manado, Selasa (11/02).

Noldy mengatakan, warga korban bencana sangat membutuhkan makanan, alat-alat rumah tangga serta kompor. “Namun akan didistribusikan pemerintah daerah bila rumah-rumah penduduk sudah bersih dan layak huni,” katanya.

Terkait stok makan minum bagi mereka yang tinggal di lokasi pengungsian berada di bawah kendali langsung Dinas Sosial provinsi. “Kami rasa masih cukup memenuhi kebutuhan warga. Penanganan pengungsi masih kami lakukan walaupun sudah berada pada masa transisi," tandas dia.