3 Pengedar Ganja Diringkus Polres Jakarta Timur

Satuan Narkoba Polres Jakarta Timur menangkap 3 orang tersangka pengedar ganja dari 2 lokasi berbeda. Dari tangan ketiganya, polisi mengamankan barang bukti berupa 60 paket ganja yang siap edar.

Kepada pers, Senin pagi (10/12), Kepala Sub Bagian Humas Polres Jakarta Timur, Komisaris Didik Haryadi menjelaskan, 3 orang tersangka bernama Mochamad Maulana, 19, Abdul Malik, 19, dan Yudi Antoni, 25.

Diceritakan Didik, terungkapnya jaringan pengedar ganja bermula dari tertangkapnya Maulana diringkus pada Jumat (07/12) lalu. “Satu paket ganja besar senilai Rp200 ribu didapat dari tersangka atas nama Maulana, yang ditangkap di rumahnya, Jalan Raya Bekasi, Gang Remaja III RT 05 RW 07, Pulogadung," ujar Didik.

Didik menjelaskan 2 hari setelahnya, jajarannya kembali meringkus 2 orang pengedar ganja, Abdul dan Yudi. Keduanya ditangkap di rumahnya Kampung Pulo RT 12 RW 03 No. 29, Kampung Melayu, Jatinegara. Di kediamannya, Polisi berhasil mengamankan puluhan paket ganja yang siap diedarkan.

“Dari tersangka Abdul disita 6 paket ganja. Dari tersangka Yudi disita 54 paket ganja. Jadi total 60 paket ganja. 1 paket yang kasus pertama itu paket besar, jadi tidak dihitung," katanya.

Berdasarkan pengakuan Abdul dan Yudi mereka baru bekerja sebagai pengedar ganja selama satu bulan terakhir. Bahkan salah satu diantaranya, yakni Abdul, turut mengkonsumsi barang haram tersebut, sementara Yudi hanya menjualnya.

Lebih lanjut Didik menambahkan, kedua kasus tersebut tidak saling terkait. Meski demikian, pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait darimana barang haram tersebut berasal.

Kini, keduanya pun meringkuk di ruang tahanan Polres Jakarta Timur dengan ancaman Pasal 111 ayat 1 dan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.