
Din Syamsuddin di depan jenazah istri (Helmi/dok)
2010-07-29 20:12:29Fira Pergi, Duka Mendalam Din Syamsuddin
Politikindonesia - Berdiri takzim di dekat jenazah sang istri, Fira Beranata, Din Syamsuddin nampak tabah. Ketika mendapat kesempatan terakhir menunjukkan kasih dan sayangnya terhadap perempuan yang telah memberinya tiga anak itu, Din terlebih dahulu mengusap-usap kening jazad istrinya.
Tak lama, sambil memejamkan mata, Din dengan perlahan mencium jazad sang istri. Setelah itu, diikuti tiga buah hatinya, Farazahdi Fidiansyah, Mihra Dildari, dan Fiardhi Farzanggi, yang bergantian mencium wajah kaku sang ibu. Setelah itu, ayah dan tiga anak lelakinya itu, bersiap mengikuti proses pemberangkatan jenazah.
Itulah prosesi kecil di rumah duka di Pejaten Elok, Jakarta Selatan, sebelum jenazah Fira Beranata, istri Din Syamsuddin diberangkatkan ke pemakaman Tanah Kusir, Kamis (29/07) sekitar pukul 16.30 WIB. Fira meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WIB hari ini di Rumah Sakit Jakarta Medical Center, karena serangan jantung.
Din Syamsuddin menyatakan ikhlas atas kepergian istrinya. Ketua Umum PP Muhammadiyah itu, memohon kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut mendoakan almarhumah. "Kita ikhlaskan, mohon doa, sesuai sunah Rasul kita segera makamkan di Tanah Kusir dekat ibunda Almarhumah."
Kepergian Fira itu tergolong mendadak. Karena, Din Syamsuddin dan istrinya itu, kemarin siang masih makan siang bersama di Restoran Thailand di Menteng. Ketika itu, tidak ada keluhan apa pun, hingga mereka kembali ke kediaman di Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Hari itu, kebersamaan keduanya diteruskan. Bakda Asar, Din dan Fira memutuskan untuk pijat refleksi berdua. Lalu, jam 17.00 WIB minum kopi bersama dan kembali ke Jalan Kemiri untuk salat Magrib, sebelum ke kantor PP Muhammadiyah, lalu kembali ke rumah bersama-sama.
Kamis pagi, ada seminar, tapi ada perasaan enggan menghadirinya. Sekitar pukul 10.00 WIB, sang istri batuk-batuk saat berada di kamar mandi. Karena, ada rasa tidak enak badan, Fira dituntun ke kamar tidur, terus berbaring sambil diselimuti, agar lebih hangat.
Din lalu berinisiatif menelpon dokter Rumah Sakit Jakarta Medical Center. Sambil dituntun dan diringi ucapan Laillahaillah, Fira dibawa ke rumah sakit, sampai akhirnya ajal menjemput. "Almarhumah sangat baik sekali, mohon doanya. Terima kasih atas simpati dan takziahnya."
Pasangan Serasi
Dalam pandangan bekas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Soetrisno Bachir, istri Din Syamsuddin, Fira Beranata, sosok sederhana yang selalu mendukung penuh suaminya dalam berkiprah memajukan organisasi Muhammadiyah.
"Selalu berada di bekalang, mendorong dan mendukung Bang Din Syamsuddin," kata Soetrisno Bachir saat melayat di rumah duka, Kamis siang.
Dalam pandangan Soetrisno, Din dan Fira pasangan serasi, selalu pergi berdua. Fira tidak ingin menonjolkan diri dan sepenuhnya tampil mendukung sang suami dalam berbagai aktifitasnya. Saat berkesempatan mengadakan perjalanan dengan pasangan Din-Fira, pengusaha nasional ini mengaku sangat terkesan dengan penampilan almarhumah yang sederhana dan perhatian kepada suaminya.
"Saya yakin Bang Din sangat kehilangan. Saya berdoa semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah," kata Soetrisno Bachir.
Artis senior Astri Ivo juga memiliki catatan indah tentang Fira Beranata, istri Wakil Ketua Umum MUI Din Syamsuddin itu. Di mata sesama anggota pengajian, Fira perempuan yang nyaman untuk diajak berdiskusi. "Saya bangga karena beliau baik banget dan enggak pernah ngomongin orang," ucap Astri Ivo ketika ditemui di rumah duka, Kamis siang.
Terakhir, Astri bertemu dengan almarhumah seminggu lalu. Ia tidak menyangka itulah pertemuan terakhir mereka. Ia melihat pertanda baik, karena almarhumah sempat ditemani sang suami menjelang ajal datang. Soalnya, Din yang baru beberapa hari kembali terpilih sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah (2010-2015), dan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia, serta seabreg aktifitas sosial kemasyarakatan lainnya, jelas sangat sibuk.
"Ya, syukur Bang Din mendampingi ketika almarhumah menghembuskan nafas terakhir. Ya, Allah mungkin ingin memberikan perpisahan indah saat keduanya memang ditakdirkan untuk bersama," urai Astri Ivo.
Astri Ivo hanyalah satu dari banyak artis dan tokoh selebritas yang memenuhi rumah duka. Sekadar menyebutkan, ada Mpok Atik, Marini Zumarnis, Jihan Fahira, Wanda Hamidah, Inneke Koesherawati, dan lain-lain. Semuanya anggota pengajian yang kerap dihadiri Din Syamsuddin, sebagai penceramah sekaligus pembina.
Sejumlah tokoh juga tampak ikut melayat. Ada Wapres Boediono, selain mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang berbaju koko biru muda, lengkap denga peci hitamnya, didampingi istri, Mufidah Kalla. Ikut berbaur di antara pelayat yang memenuhi rumah bertingkat dua itu, ada pengusaha Sofyan Wanandi, mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra, bekas anggota DPR Ali Mochtar Ngabalin dan lainnya.
(Nazir Amin) Tak lama, sambil memejamkan mata, Din dengan perlahan mencium jazad sang istri. Setelah itu, diikuti tiga buah hatinya, Farazahdi Fidiansyah, Mihra Dildari, dan Fiardhi Farzanggi, yang bergantian mencium wajah kaku sang ibu. Setelah itu, ayah dan tiga anak lelakinya itu, bersiap mengikuti proses pemberangkatan jenazah.
Itulah prosesi kecil di rumah duka di Pejaten Elok, Jakarta Selatan, sebelum jenazah Fira Beranata, istri Din Syamsuddin diberangkatkan ke pemakaman Tanah Kusir, Kamis (29/07) sekitar pukul 16.30 WIB. Fira meninggal dunia sekitar pukul 10.30 WIB hari ini di Rumah Sakit Jakarta Medical Center, karena serangan jantung.
Din Syamsuddin menyatakan ikhlas atas kepergian istrinya. Ketua Umum PP Muhammadiyah itu, memohon kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk ikut mendoakan almarhumah. "Kita ikhlaskan, mohon doa, sesuai sunah Rasul kita segera makamkan di Tanah Kusir dekat ibunda Almarhumah."
Kepergian Fira itu tergolong mendadak. Karena, Din Syamsuddin dan istrinya itu, kemarin siang masih makan siang bersama di Restoran Thailand di Menteng. Ketika itu, tidak ada keluhan apa pun, hingga mereka kembali ke kediaman di Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Hari itu, kebersamaan keduanya diteruskan. Bakda Asar, Din dan Fira memutuskan untuk pijat refleksi berdua. Lalu, jam 17.00 WIB minum kopi bersama dan kembali ke Jalan Kemiri untuk salat Magrib, sebelum ke kantor PP Muhammadiyah, lalu kembali ke rumah bersama-sama.
Kamis pagi, ada seminar, tapi ada perasaan enggan menghadirinya. Sekitar pukul 10.00 WIB, sang istri batuk-batuk saat berada di kamar mandi. Karena, ada rasa tidak enak badan, Fira dituntun ke kamar tidur, terus berbaring sambil diselimuti, agar lebih hangat.
Din lalu berinisiatif menelpon dokter Rumah Sakit Jakarta Medical Center. Sambil dituntun dan diringi ucapan Laillahaillah, Fira dibawa ke rumah sakit, sampai akhirnya ajal menjemput. "Almarhumah sangat baik sekali, mohon doanya. Terima kasih atas simpati dan takziahnya."
Pasangan Serasi
Dalam pandangan bekas Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Soetrisno Bachir, istri Din Syamsuddin, Fira Beranata, sosok sederhana yang selalu mendukung penuh suaminya dalam berkiprah memajukan organisasi Muhammadiyah.
"Selalu berada di bekalang, mendorong dan mendukung Bang Din Syamsuddin," kata Soetrisno Bachir saat melayat di rumah duka, Kamis siang.
Dalam pandangan Soetrisno, Din dan Fira pasangan serasi, selalu pergi berdua. Fira tidak ingin menonjolkan diri dan sepenuhnya tampil mendukung sang suami dalam berbagai aktifitasnya. Saat berkesempatan mengadakan perjalanan dengan pasangan Din-Fira, pengusaha nasional ini mengaku sangat terkesan dengan penampilan almarhumah yang sederhana dan perhatian kepada suaminya.
"Saya yakin Bang Din sangat kehilangan. Saya berdoa semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah," kata Soetrisno Bachir.
Artis senior Astri Ivo juga memiliki catatan indah tentang Fira Beranata, istri Wakil Ketua Umum MUI Din Syamsuddin itu. Di mata sesama anggota pengajian, Fira perempuan yang nyaman untuk diajak berdiskusi. "Saya bangga karena beliau baik banget dan enggak pernah ngomongin orang," ucap Astri Ivo ketika ditemui di rumah duka, Kamis siang.
Terakhir, Astri bertemu dengan almarhumah seminggu lalu. Ia tidak menyangka itulah pertemuan terakhir mereka. Ia melihat pertanda baik, karena almarhumah sempat ditemani sang suami menjelang ajal datang. Soalnya, Din yang baru beberapa hari kembali terpilih sebagai Ketua Umum PP Muhammadiyah (2010-2015), dan Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia, serta seabreg aktifitas sosial kemasyarakatan lainnya, jelas sangat sibuk.
"Ya, syukur Bang Din mendampingi ketika almarhumah menghembuskan nafas terakhir. Ya, Allah mungkin ingin memberikan perpisahan indah saat keduanya memang ditakdirkan untuk bersama," urai Astri Ivo.
Astri Ivo hanyalah satu dari banyak artis dan tokoh selebritas yang memenuhi rumah duka. Sekadar menyebutkan, ada Mpok Atik, Marini Zumarnis, Jihan Fahira, Wanda Hamidah, Inneke Koesherawati, dan lain-lain. Semuanya anggota pengajian yang kerap dihadiri Din Syamsuddin, sebagai penceramah sekaligus pembina.
Sejumlah tokoh juga tampak ikut melayat. Ada Wapres Boediono, selain mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, yang berbaju koko biru muda, lengkap denga peci hitamnya, didampingi istri, Mufidah Kalla. Ikut berbaur di antara pelayat yang memenuhi rumah bertingkat dua itu, ada pengusaha Sofyan Wanandi, mantan Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra, bekas anggota DPR Ali Mochtar Ngabalin dan lainnya.



