• HOME
  • POLITIK
  • HUKUM
  • NARKOBA
  • WAWANCARA
  • EKONOMI
  • PENDAPAT
  • POLITISIANA
  • NUSANTARA
  • VIDEO
WIB
NEWSFLASH
Search
Bookmark and Share
POLITISIANA
Peta gempa di Indonesia (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
  • Nurul Arifin: KPU Harus Diisi Teknokrat
  • Mimpi Atau Nyata: “Proyek” Rp15 Miliar Per-Dapil
  • Keris Kanjeng Kyai Yudhoyono
  • Pimpinan Parlemen Nobar Piala Dunia
  • Kasus Gayus: Menyoal Grup Bakrie
2011-04-27 20:06:50 WIB

Tim-9 Petakan 80 Ribu Potensi Gempa di Tanah Air

Politikindonesia - Potensi gempa di Indonesia akan dipetakan. Tak tanggung, Tim Revisi Peta Gempa Indonesia 2010 yang beranggotakan sembilan orang (Tim-9) akan memetakan 80 ribu potensi gempa kecil, sedang, dan besar di Indonesia. Pemetaan dilakukan untuk kurun 2500 tahun.

Demikian dikemukakan oleh Ketua Tim-9 Prof Masyhur Irsyam PhD, di Surabaya, Rabu (27/4), di sela-sela sosialisasi "Standar Perencanaan Ketahanan Gempa yang Baru di Indonesia (RSNI 1726-XXXX)" dengan Ketua Tim Struktur SNI 1726-201X Prof Ir Bambang Budiono ME PhD di Universitas Kristen Petra (UKP) Surabaya. ‘

Guru Besar Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung itu menjelaskan, peta gempa di Indonesia dibuat tahun 1983 dan 2002. Peta itu membagi wilayah gempa dalam enam zona. Namun perkembangan gempa yang terjadi Tanah Air  saat ini sudah banyak gempa yang di luar perkiraan peta tersebut.

“Tahun 2004, terjadi gempa di Aceh dengan skala yang di luar perkiraan kita. Lalu saat ini banyak sesar bawah tanah yang selama ini belum diperhitungkan," ujar dia.

Oleh karena itu, ujar Mashyur, revisi peta gempa Indonesia ini sangat dibutuhkan. Diterangkan tim revisi yang dibentuk melibatkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ESDM, dan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.

Pembuatan peta gempa ini mendapat dukungan data-data dari pihak asing terkait peta gempa di seluruh dunia. Tim-9 menggunakan publikasi terakhir dari American Society of Civil Engineers (ASCE) 07-2010. “Kita juga mengacu pada ASCE untuk memetakan gempa dalam 2500 tahun, bukan 500 tahun seperti selama ini. Termasuk melakukan update peta dalam tiga tahun sekali," terang dia.

Saat ini, sambung dia, Tim-9  telah melakukan pemetaan sesar daratan di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Timor, dan Sulawesi. "Untuk Jawa Timur masih belum dikuantifikasi," terang Masyhur.

Dikemukakannya,  peta gempa itu memang tidak selalu tepat. Namun hal terpenting dari peta gempa adalah kesiapan untuk memperkuat infrastruktur yang ada, agar bangunan dan infrastruktur itu tidak roboh di saat terjadi gempa.

Masyhur menyontohkan, gempa di China dipetakan dalam skala 0,1 G. Tapi yang terjadi justru 1 G. Kemudian, gempa di Jepang dipetakan dalam skala 0,8 G, tapi yang terjadi adalah 3 G.

Dikemukakannya pula, skala yang di luar perkiraan itu mampu menghindari korban dalam jumlah banyak. Bahkan korban di Jepang bukan akibat gempa, melainkan terjangan tsunami.

"Untuk itu, Indonesia juga harus belajar banyak tentang peta gempa yang dibuat. Kami merekomendasikan kepada pemerintah untuk memperkuat bangunan publik di daerah-daerah yang dipetakan," ujar dia.

Selain itu, pemetaan lanjutan untuk daerah-daerah yang belum dikuantifikasi seperti Jatim dan daerah lainnya perlu dilakukan. "Update peta gempa selama tiga tahun sekali juga perlu," katanya.
(kap/rin/nis)
 
FOLLOW US
             
POLITISIANA
Index >>

Stop Berdebat, Ayo Beri Kontribusi Bagi Riset Gunung Padang

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta semua pihak terkait untuk tidak mengulang lagi mempe...


Bangunan di Bawah Gunung Padang Telah Terbukti

Hipotesa yang disampaikan Tim Terpadu Riset Mandiri tentang adanya bangunan di bawah situs megalitik...

NUSANTARA
Index >>

Waspadai Gelombang Tinggi di Selat Sunda

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini terkait potensinya m...


Pilgub NTT: Hari Ini Putaran Ke-2 Digelar

Hari ini, Kamis (23/05) berlangsung putaran kedua pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT). Seju...
JAJAK PENDAPAT
Inikah Presiden RI 2014 - 2019 Pilihan Anda?
1.Aburizal Bakrie
2.Prabowo Subianto
3.Endriarto Sutarto
4.Dahlan Iskan
5.Gita Wirjawan
6.Sri Mulyani Indrawati



Hasil jajak pendapat


HOME | POLITIK | HUKUM | NARKOBA | WAWANCARA | EKONOMI | PENDAPAT | POLITISIANA | NUSANTARA | VIDEO | REDAKSI

Copyright © 2011 PolitikIndonesia.com All rights reserved