
Dewi Motik Pramono (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2010-07-30 17:20:37Berdayakan Perempuan Lewat Kowani Fair 2010
Politikindonesia - Kongres Wanita Indonesia berkepentingan meningkatkan pemberdayaan wanita, terutama di bidang ekonomi. Untuk itu, organisasi yang dipimpin wanita pengusaha Dewi Motik Pramono ini akan menyelenggarakan Kowani Fair 2010, di SMESCO, Jakarta, 05-08 Agustus 2010.
Dalam keterangan pers kepada politikindonesia.com, Jumat (30/07) sore, Ketua Panitia Penyelenggara Hj. Ony Jafar Hafsah mengatakan, lebih dari 150 pelaku usaha besar dan kecil, akan berpartisipasi dalam acara itu. Mereka bergerak di bidang pertekstilan, kerajinan, makanan.
"Gerai perbankan juga akan membantu para pelaku usaha dalam akses kredit murah serta konsultasi wirausaha," kata Hj. Ony.
Ony mengungkapkan, Kowani Fair 2010 bertema “Pemberdayaan dan Penguatan Ekonomi Perempuan Menuju Kemandirian”. Tema ini sengaja dipilih untuk menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan perempuan untuk menggali potensi diri secara optimal.
Dengan begitu, Kowani berharap, perempuan Indonesia dapat meningkatkan kualitas diri menuju kesetaraan gender sesuai Tujuan Pembangunan Milenium atau MDGs.
Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Dewi Motik Pramono menjelaskan, MDGs (Millennium Development Goals) atau Sasaran Pembangunan Milenium, delapan tujuan berisi komitmen 189 negara, termasuk Indonesia.
Tujuannya, mencapai sasaran pembangunan dalam milenium pada 2015. Yaitu, pengentasan kemiskinan dan kelaparan, pemerataan pendidikan dasar, mendukung kesetaraan gender, dan pemberdayaan perempuan.
Lainnya, mengurangi tingkat kematian anak balita, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi penyakit HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lainnya serta menjamin akses air bersih untuk semua orang.
Kowani, merupakan federasi tertua dan terbesar di Indonesia. Lembaga yang mewadahi 82 organisasi wanita tingkat nasional ini berkepentingan meningkatkan pemberdayaan wanita terutama di bidang ekonomi.
(mun/na) Dalam keterangan pers kepada politikindonesia.com, Jumat (30/07) sore, Ketua Panitia Penyelenggara Hj. Ony Jafar Hafsah mengatakan, lebih dari 150 pelaku usaha besar dan kecil, akan berpartisipasi dalam acara itu. Mereka bergerak di bidang pertekstilan, kerajinan, makanan.
"Gerai perbankan juga akan membantu para pelaku usaha dalam akses kredit murah serta konsultasi wirausaha," kata Hj. Ony.
Ony mengungkapkan, Kowani Fair 2010 bertema “Pemberdayaan dan Penguatan Ekonomi Perempuan Menuju Kemandirian”. Tema ini sengaja dipilih untuk menumbuhkan semangat berwirausaha di kalangan perempuan untuk menggali potensi diri secara optimal.
Dengan begitu, Kowani berharap, perempuan Indonesia dapat meningkatkan kualitas diri menuju kesetaraan gender sesuai Tujuan Pembangunan Milenium atau MDGs.
Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani), Dewi Motik Pramono menjelaskan, MDGs (Millennium Development Goals) atau Sasaran Pembangunan Milenium, delapan tujuan berisi komitmen 189 negara, termasuk Indonesia.
Tujuannya, mencapai sasaran pembangunan dalam milenium pada 2015. Yaitu, pengentasan kemiskinan dan kelaparan, pemerataan pendidikan dasar, mendukung kesetaraan gender, dan pemberdayaan perempuan.
Lainnya, mengurangi tingkat kematian anak balita, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi penyakit HIV/AIDS, malaria, dan penyakit lainnya serta menjamin akses air bersih untuk semua orang.
Kowani, merupakan federasi tertua dan terbesar di Indonesia. Lembaga yang mewadahi 82 organisasi wanita tingkat nasional ini berkepentingan meningkatkan pemberdayaan wanita terutama di bidang ekonomi.



