
Susilo Bambang Yudhoyono dan Angela Merkel (ist)
Artikel Terkait:
2012-07-10 09:58:31 WIBPresiden SBY Terima Kanselir Jerman Angela Merkel
Politikindonesia - Kanselir Republik Federal Jerman Angela Merkel melakukan kunjungan kenegaraan, Selasa (10/07) sore ini. Kunjungan ini akan disambut langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jakarta.
Kunjungan kenegaraan ini adalah bagian dari rangkaian kunjungan kerja Merkel kerja di Indonesia pada 10 Juli hingga 11 Juli 2012. Selain bertemu dengan Presiden Yudhoyono, ia juga akan mengunjungi Taman Makam Pahlawan Kalibata, Gereja Immanuel, dan juga Masjid Istiqlal.
Kedatangan Merkel, disambut Presiden sbu di tangga barat Istana Merdeka. Mereka berjabat tangan dan bersama berjalan menuju tangga utama untuk memulai prosesi acara penyambutan Tamu Negara.
Lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan, diiringi dengan dentuman meriam kehormatan sebanyak 19 kali. Lagu kebangsaan Jerman dikumandangkan sebelum lagu Indonesia Raya. Selanjutnya, Angela Merkel berjalan kaki melakukan inspeksi pasukan kehormatan. Usai upacara penyambutan, kedua kepala pemerintahan melakukan pembicaraan empat mata di Ruang Jepara.
Pertemuan antara Presiden SBY dengan Kanselir Merkel akan membahas peningkatan kerja sama di bidang-bidang prioritas, utamanya perdagangan dan investasi, pendidikan, riset dan teknologi, kesehatan serta industri pertahanan. Kunjungan ini akan dimanfaatkan juga oleh kedua pemimpin untuk membahas isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.
Dalam kunjungan ini, akan dicanangkan Deklarasi Kemitraan Komprehensif Indonesia-Jerman. Deklarasi ini menandai satu hubungan ke depan yang visioner, bersifat komprehensif dengan mengacu pada bidang-bidang kerja sama yang menjadi prioritas bersama.
Mendampingi Presiden SBY antara lain, Menko Polhukam Djoko Suyanto, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menlu Marty Natalegawa, dan Kapolri Jenderal Timur Pradopo. Sementara Angela Merkel datang didampingi Menteri Ekonomi dan Teknologi Anne Ruth Herkes, Duta Besar Jerman untuk Indonesia Nobert Baas, Foreign and Security Policy Advisor of the Federal Chancellor Christoph Heugsen, dan Economic and Financial Policy Advisor of the Federal Chancellor Lars Hendrik Roller.
(aan/rin/kap)



