• HOME
  • POLITIK
  • HUKUM
  • NARKOBA
  • WAWANCARA
  • EKONOMI
  • PENDAPAT
  • POLITISIANA
  • NUSANTARA
  • VIDEO
WIB
NEWSFLASH
Search
Bookmark and Share
POLITIK
Susilo Bambang Yudhoyono (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
  • Kedaulatan NKRI Diganggu, Presiden Siap Nyatakan Perang
  • Penting, Kunjungan Panja Pramuka DPR Ke Afsel
  • NKRI Itu Adalah Final
  • Penting, Peran Perempuan Dalam Proses Perdamaian
  • Pentingkan APBNP, Presiden Batal Hadiri KTT ASEAN Di Kamboja
2012-07-04 05:55:42 WIB

Kedaulatan NKRI Bagian Penting Diplomasi Internasional

Politikindonesia - Pengakuan kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) oleh negara lain adalah poin penting bagi pemerintah setiap menjalin kerja sama strategis dan dalam diplomasi internasional.

Demikian ditekankan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Australia dan negara-negara kawasan Pasifik Barat Daya dalam keterangan pers kepada media Indonesia di Hotel Crowne Plaza, Darwin, Australia, Rabu (04/07) pukul 08.00 waktu setempat.

“Dalam konteks kerja sama dan kemitraan, diplomasi internasional Indonesia, dalam konteks geopolitik, harus dikaitkan dengan kedualatan bangsa. Di kawasan Pasifik Barat Daya, diplomasi Indonesia adalah untuk menyampaikan bahwa negara di kawasan menghormati kedaulatan negara serta keutuhan Indonesia.”

SBY menjelaskan, “dengan Australia, diplomasi awal kami --saya bekerja keras bersama pemerintahan yang saya pimpin waktu itu, alhamdulilah pada tahun 2005 menghasilkan Australia-Indonesia Comprehensive Partnership.”

Dalam kemitraan komprehensif dengan Australia, SBY menyebutkan secara eksplisit bahwa Australia mendukung penuh kebijakan dan keutuhan wilyah Indonesia. “Dua tahun kemudian kita menghasilkan Lombok Treaty sebagai bentuk rujukan kerja sama kita di bidang pertahanan dan keamanan,” ujar  SBY.

Dalam pembicaraan dengan Perdana Menteri Australia Julia Gillard dan Chief Minister Northern Territory Paul Henderson, sikap keduanya jelas, yakni mendukung penuh kedaulatan Indonesia.

Kepada Gillard dan Henderson, Presiden juga menyampaikan sikap pemerintah Indonesia dalam persoalan Papua. "Saya katakan Papua adalah wilayah sah NKRI, kami terus melakukan segala sesuatu untuk membawa kesejahteraan, keadilan, dan sejumlah upaya nasional yang lebih baik lagi untuk Papua," tandas Kepala Negara.
(aan/rin/kap)
 
FOLLOW US
             
POLITISIANA
Index >>

Bangunan di Bawah Gunung Padang Telah Terbukti

Hipotesa yang disampaikan Tim Terpadu Riset Mandiri tentang adanya bangunan di bawah situs megalitik...


Plato Tak Bohong, Atlantis Pernah Ada di Indonesia

Plato adalah seorang filosof dan ilmuwan besar yang hidup pada masa 424 sampai 347 Sebelum Masehi. A...

NUSANTARA
Index >>

Pilgub NTT: Hari Ini Putaran Ke-2 Digelar

Hari ini, Kamis (23/05) berlangsung putaran kedua pemilihan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT). Seju...


Pilgub Bali: KPUD Gelar Pencoblosan Diulang Ulang pada 1 TPS

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bali melakukan pencoblosan ulang di Tempat Pemungutan Suara (TPS...
JAJAK PENDAPAT
Inikah Presiden RI 2014 - 2019 Pilihan Anda?
1.Aburizal Bakrie
2.Prabowo Subianto
3.Endriarto Sutarto
4.Dahlan Iskan
5.Gita Wirjawan
6.Sri Mulyani Indrawati



Hasil jajak pendapat


HOME | POLITIK | HUKUM | NARKOBA | WAWANCARA | EKONOMI | PENDAPAT | POLITISIANA | NUSANTARA | VIDEO | REDAKSI

Copyright © 2011 PolitikIndonesia.com All rights reserved