• HOME
  • POLITIK
  • HUKUM
  • NARKOBA
  • WAWANCARA
  • EKONOMI
  • PENDAPAT
  • POLITISIANA
  • NUSANTARA
  • VIDEO
Search
Pendapat
Bookmark and Share
Artikel Terkait:
  • Ditendang Akbar, Muchyar Yara Melawan
  • Dirjen Pajak: Perlu Dukungan Semua Pihak
  • Mencermati Serpico Dan Susno Duadji
  • Mencermati Gempa Di Kawasan Timur Indonesia
  • Gempa Sumatera: Sumbar Digoyang 4,7 SR, Mauritus 5,8 SR
2010-07-30 12:32:12

Mencermati Gempa Bumi di Sumatera

Politikindonesia - Sejak tahun 2004, sebanyak 1.212 kali gempa, menghasilkan (efek rambatan) gempa di Sumatera dan Jawa sebanyak 2.149 kali. Kawasan Mentawai, Simeulue, dan Nias perlu lebih dicermati.

RABU, 28 Juli 2010, giliran Mentawai, Sumatera Barat yang digoyang. Lempeng bumi Mentawai berjoget  pukul  17.09 WIB dengan kekuatan 4,9 Skala Richter (SR) dengan kedalaman 60 km. Pusat gempa berada pada koordinat 3.03 Lintang Selatan dan 100.83 Bujur Timur.

SELASA, 27 Juli 2010, sekitra pukul 15.26 WIB, gempa berkekuatan 4,8 Skala Richter mengguncang Bengkulu. Episentrum berada pada 3.43 Lintang Selatan (LS) 102.10 Bujur Timur (BT) atau 12 Km Timur Lasi, Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Kedalamannya 32 Km.

SABTU, 24 Juli 2010, sekitar pukul 09.11 WIB, gempa berkekuatan 6 Skala Richter (SR) melanda kawasan pantai barat Sumatera. Kali ini, terjadi di kawasan Panyabungan, Sumatera Utara di kedalaman 10 Km. Persisnya terjadi pada 18 Km Barat Laut, Panyabungan.

Hingga kini, gempa bumi memang tidak bisa diprediksi, terutama kapan dan di mana tepatnya akan terjadi. Namun, setidaknya, bila masyarakat, terutama pemerintah mencermati pola gempa dan statistik gempa yang ada, kemungkinan lanjutan rambatan gempanya bisa diduga. Akan terjadi di kawasan mana?

Melalui link yang dilansir situs: sigabbencana-bansos.info,  gempa-gempa yang terjadi belakangan ini di kawasan Pantai Barat Sumatera, sudah diingatkan.

Dalam laman ini, sejak terjadi gempa di kawasan Samudera Hindia-Antarctic Ridge, pada 9 JULI 2010, pukul 18:16:19 WIB pada posisi 49.01 LS 120.56 BT dengan kekuatan 5 SR pada kedalaman 18 kilometer, yang disusul pada 11 JULI 2010, pukul 09:24:07 WIB dengan kekuatan 5,5 SR di 62.06 LS 46.51 BT pada kedalaman laut  10 km di kawasan Selatan Samudra Hindia yang keesokan harinya, pada 12 JULI 2010, gempa berkekuatan 4,7 SR, pukul 03:44:37 WIB, dengan kedalaman 25 km mengguncang Kepuluan Nicobar, Wilayah India yang letaknya berada di kawasan Utara Sumatera, sudah diperingatkan soal kemungkinan selanjutnya akan terjadinya gempa di Indonesia untuk wilayah  Sumatera, Selat Sunda, termasuk Jawa.

Berdasarkan catatan situs siagabencana-bansos.info, pada 22 JULI 2010, pukul 05:25:29  WIB terjadi gempa berkekuatan  5,3 SR dengan kedalaman 32 kilometer dengan pusat gempa berjarak 205 km Barat Daya Bengkulu. Sehari sebelumnya, 21 JULI 2010, pukul 23:05:37 WIB, gempa berkekuatan 4,5 SR terjadi di Simeulue – Nias. Pada 14 JULIi 2010, pukul 05:21:02 WIB, juga terjadi gempa 4.8 SR di kawasan Gunung Sitoli, Sibolga, Nias, Sumatera Utara.

Sehari sebelumnya, pada 13 JULIi 2010, terjadi 5 kali gempa dikawasan ini. Pukul 23:52:26 WIB, gempa melanda kawasan Bengkulu dengan kekuatan 4,5 SR. Kemudian, pukul 11:26:23 WIB, dengan kekuatan 5,3 SR mengguncang kawasan Gunung Sitoli, Nias, Sumatera Utara dan diulangi pada pukul 11:24:44 WIB dengan kekuatan 4,7 SR. Sementara pada pukul 06:09:32 WIB, kembali gempa terjadi dengan kekuatan 4,5 SR di kawasan Nias,  Sumatera Utara. Sebelumnya,  pukul 04:02:06 WIB, gempa dengan kekuatan 4,6 SR melanda kawasan Simeulue,  Aceh NAD.

Tampaknya lapisan bumi kita, diurai dalam beberapa lempeng. Khususnya untuk lempeng yang merupakan rantai gempa. Ibarat mainan anak-anak di Taman Kanak-kanak  “enjotan”, bila di ujung satu bergerak, maka ujung lainnya pun akan bergerak.

Untuk menyibak rantai gempa di Sumatera, melalui laman pribadinya, Richocean Indonesia Blog, alumnus Institut Teknologi Bandung, Didik Wahju Widjaja melakukan kajian statistika terhadap data-data gempa bumi di dunia, khususnya yang berkaitan dengan lempeng  gempa bumi di Sumatera.

Dari hasil pemrosesan data gempa  selama tahun 2004 hingga  Juli 2010, dalam rantai gempa bumi yang menggoyang Sumatera, sudah terjadi 3.361 kali gempa.

Dari kajian data-data tersebut, diperoleh bahwa Sumatera dijepit dan dikepung oleh gempa tetangganya yang berada di Utara Sumatera. Yakni Xizang, Myanmar, Andaman, Nicobar, dan Samudra Hindia. Hampir tak ada hari yang kosong bagi kawasan tersebut, untuk “menyiapkan”  untuk menggoyang bumi Sumatera.

Memang, bila hanya mengamati gempa bumi Sumatera secara terpisah, maka tampak seolah-oleh gempa Sumatera terjadi tiba-tiba saja. Namun, bila secara bersama, juga mengamati laporan gempa bumi yang dibuat badan gempa dunia lainnya (bisa diakses dengan mudah melalui internet dan gratis), maka akan diketemukan bahwa gempa bumi di Sumatera (juga Indonesia) seperti benda hidup dan dinamis, yang hidup dalam ekosistem gempa. Lempengnya saling berinteraksi dengan habitat gempa lainnya. Seperti halnya gempa di Sumatera yang menjadi  satu seri besar (rantai) dengan gempa Xizang, Myanmar, Andaman, Nicobar, dan Samudra Hindia.

Bila dicermati lebih dalam, maka terlihat adanya kaitan sangat erat antara gempa Selatan Sumatera dan gempa Jawa. Jika di Selatan Sumatera gempa, maka dapat diikuti gempa Jawa. Demikian sebaliknya, jika di Jawa gempa maka dapat diikuti gempa Selatan Sumatera. Hanya saja, tetap perlu diperhatikan secara cermat tentang ondisi kegempaan di masing-masing wilayah guna memastikan apakah akan pasti diikuti gempa atau tidak.

Berikut ringkasan data gempa-gempa dari tantasi besar 3.361 kali gempa Xizang-Myanmar-Andaman-Nicobar-Samudra Hindia-Sumatera-Jawa:

Tahun   Xizang    Myanmar   Andaman+Nicobar    Samudra Hindia     Sumatera     Jawa

2010      21              8               44                              27                            118              43

2009      19             16              82                              45                           218              60

2008      63             20              60                              34                          276               77

2007      15             17              25                              37                          375               67

2006      17             19              71                              40                          193              158

2005       16             15           279                              44                          454                 18

2004       17             15           129                               17                            89                  3

Total     168           110          690                            244                       1.723           426 
(Try Utama)

POLITISIANA
Index
Penjara Bukanlah Hukuman Tepat Bagi Anak
Penjara bukanlah hukuman yang tepat bagi anak nakal yang terlibat masalah kriminal. Penjara sangat b...

Buka Puasa Koalisi Minus Golkar, Ada Apa?
Aroma tak kompak kembali tercium dari koalisi partai-partai politik pendukung pemerintah. Tidak komp...

NUSANTARA
Index
Ada 160 Desa di Ende, Belum Terjamah Listrik
Hingga kini sebanyak 10 desa di Lepumbusu Kelisoke, yang merupakan calon Kecamatan baru di Kabupaten...

Entaskan Kemiskinan, Jatim Kucurkan Rp1,02 T
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) berencana mengucurkan dana Rp1,02 triliun dari Angg...
JAJAK PENDAPAT

Tema Restorasi Indonesia Sudah Digelindingkan Nasional Demokrat. Pendapat Anda ?


Setuju
Tidak Setuju
Tidak Berpendapat
Pendapat Lain Kirim ke redaksi@politikindonesia.com


Hasil jajak pendapat




  • HOME
  • POLITIK
  • HUKUM
  • NARKOBA
  • WAWANCARA
  • EKONOMI
  • PENDAPAT
  • POLITISIANA
  • NUSANTARA
  • VIDEO
  • REDAKSI


Copyright © 2009 PolitikIndonesia.com All rights reserved