
Dua Tantangan Besar Hadang Pertumbuhan Ekonomi
Politikindonesia - Kondisi ekonomi global yang sedang tidak baik ditambah harga minyak dunia semakin tinggi, tantangan eksternal yang menghadang pemerintah saat ini. Karena itu, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi nasional seperti dicita-citakan harus mendapat penanganan serius.
Apalagi karena di saat yang bersamaan, pemerintah juga sedang menghadapi tantangan internal yang tak kalah peliknya. Yaitu, pemerintah harus tetap menjaga APBN Perubahan 2012 dan menyiapkan target utama pemerintah dalam memperbaiki keadaan ekonomi di Indonesia.
Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana mengungkapkan hal itu dalam sambutannya di acara Musrenbangnas 2012 di Jakarta, Rabu (25/04).
Menurut Armida target utama itu mencakup pertumbuhan ekonomi pada 2014 mencapai 7%. Selain itu, tingkat inflasi yang harus dicapai berkisar di angka 4,5% plus minus 1%.
Yang tak kalah pentingnya, pemerintah menginginkan tingkat kemiskinan di angka 8%. Pengangguran terbuka di angka 5-6%.
Pencapaian lain yang harus diupayakan seserius mungkin, menurunkan tingkat kesenjangan masyarakat di Indonesia. Lalu, PDB per kapita pada 2014 sesuai target, yaitu US$4800. Karena itu. Kata dia, kita harus pelihara ini dan menjaga momentum yang ada.



