2010-06-15 05:36:18 WIBDitembak OPM, Anggota Brimob Depok Tewas
Politikindonesia - Brigadir Polisi Satu Agus Suhendra, tewas di tangan kelompok bersenjata Organsisasi Papua Merdeka (OPM). Anggota Brigade Mobil (Brimob) Kelapa Dua Depok itu ditembak di Kampung Yambi, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua.
Kepala Bagian Humas Kepolisian Daerah Papua, Ajun Komisaris Besar Polisi Wachyono mengemukakan hal tersebut kepada wartawan di Papua, Selasa (15/06).
Wachyono mengemukakan, saat itu Agus Suhendra berpatroli rutin di tempat kejadian perkara, tiba-tiba ditembak dari jarak kurang lebih 3,5 meter. Peluru menembus rahang kanan atas, ke rahang kiri di bagian telinga.
Korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mulia, untuk mendapat pertolongan. Namun karena mengeluarkan banyak darah, Agus akhirnya menghembuskan napas terakhir saat perjalanan menuju rumah sakit.
Menurut Wachyono, rencananya Selasa siang ini korban akan dibawa ke Jayapura dengan pesawat Trigana Air lines. Dari situ diterbangkan ke Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok, sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
Pelaku penembakan yang diduga berasal dari kelompok organsisasi separatis Papua merdeka, kini dalam pengejaran aparat keamanan.
Sementara itu, Sabtu siang lalu, kelompok bersenjata juga menghadang tim gabungan dari Polri/TNI yang hendak mengevakuasi anggota TNI yang terluka di Pos TNI Yambi, Kabupaten Puncak Jaya. Kapolres Puncak Jaya AKBP Alek Korwa mengatakan, sempat terjadi baku tembak dengan kelompok bersenjata itu.
Akibatnya, seorang anggota Polres Puncak Jaya, Bripda Saumileka, tertembak di bagian kaki. Saat ini ia dirawat di RS Mulia bersama dua anggota TNI yang dievakuasi. Penyerangan yang diduga dilakukan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu terjadi sekitar dua kilometer dari Pos TNI Yambi.
Kapolres menyebutkan, sebelumnya, Jumat (21/05) malam sekitar pukul 20.00 WIT, kelompok bersenjata itu menembaki Pos TNI di Yambi, sekitar 75 km dari Mulia. Dua anggota terluka, salah satunya Komandan Pleton yakni Letda Agung yang terluka di bagian tangan.
(mun/na) Kepala Bagian Humas Kepolisian Daerah Papua, Ajun Komisaris Besar Polisi Wachyono mengemukakan hal tersebut kepada wartawan di Papua, Selasa (15/06).
Wachyono mengemukakan, saat itu Agus Suhendra berpatroli rutin di tempat kejadian perkara, tiba-tiba ditembak dari jarak kurang lebih 3,5 meter. Peluru menembus rahang kanan atas, ke rahang kiri di bagian telinga.
Korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mulia, untuk mendapat pertolongan. Namun karena mengeluarkan banyak darah, Agus akhirnya menghembuskan napas terakhir saat perjalanan menuju rumah sakit.
Menurut Wachyono, rencananya Selasa siang ini korban akan dibawa ke Jayapura dengan pesawat Trigana Air lines. Dari situ diterbangkan ke Markas Komando Brimob Kelapa Dua Depok, sebelum diserahkan ke pihak keluarga.
Pelaku penembakan yang diduga berasal dari kelompok organsisasi separatis Papua merdeka, kini dalam pengejaran aparat keamanan.
Sementara itu, Sabtu siang lalu, kelompok bersenjata juga menghadang tim gabungan dari Polri/TNI yang hendak mengevakuasi anggota TNI yang terluka di Pos TNI Yambi, Kabupaten Puncak Jaya. Kapolres Puncak Jaya AKBP Alek Korwa mengatakan, sempat terjadi baku tembak dengan kelompok bersenjata itu.
Akibatnya, seorang anggota Polres Puncak Jaya, Bripda Saumileka, tertembak di bagian kaki. Saat ini ia dirawat di RS Mulia bersama dua anggota TNI yang dievakuasi. Penyerangan yang diduga dilakukan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu terjadi sekitar dua kilometer dari Pos TNI Yambi.
Kapolres menyebutkan, sebelumnya, Jumat (21/05) malam sekitar pukul 20.00 WIT, kelompok bersenjata itu menembaki Pos TNI di Yambi, sekitar 75 km dari Mulia. Dua anggota terluka, salah satunya Komandan Pleton yakni Letda Agung yang terluka di bagian tangan.



