
Eddy Rumpoko (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-07-29 10:23:23 WIBPilkada Batu: Nasib Eddy Rumpoko Ditentukan Pleno KPUD
Politikindonesia - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Batu, Jawa Timur mengaku telah menemukan sejumlah bukti yang menguatkan terkait dugaan ijazah palsu Walikota Batu Eddy Rumpoko. Akan tetapi, keputusan apakah nama incumbent itu dicoret atau tidak dari bursa Pilkada akan ditentukan dalam rapat pleno KPUD Batu, awal Agustus mendatang.
Kata Supriyanto, anggota KPUD Batu, Minggu (29/07), menyatakan, bukti-bukti yang ditemukan pihaknya memang sudah menguatkan untuk dilakukan pencoretan, tetapi kepastiannya masih menunggu rapat pleno.
“Kami memang sudah menemukan beberapa bukti kuat, di antaranya Eddy Rumpoko tidak bersekolah di SMP Taman Siswa Surabaya. Namun, nasib pencalonannya masih tergantung rapat pleno KPU awal Agustus nanti,” tegasnya.
Kata Supriyanto, KPUD Batu masih terus berkonsultasi dengan KPU Pusat dan KPUD Jatim guna mengambil langkah soal dugaan pemalsuan ijazah oleh Eddy Rumpoko tersebut. Lolos tidaknya pasangan calon, lanjutnya, tergantung hasil rapat pleno KPUD Kota Batu yang membahas penetapan calon walikota dan Wakil Walikota Batu.
Saat ini, verifikasi dokumen pendaftaran para calon telah selesai dilakukan, kecuali berkas milik Eddy yang masih dalam proses. “Kami tidak membeda-bedakan antara satu pasangan dengan pasangan lainnya, semua kami perlakukan sama tanpa kecuali,” ujar dia.
Seperti diketahui, Polda Jatim telah menghentikan penyidikan kasus dugaan ijazah palsu Eddy Rumpoko. Hanya saja, KPUD Kota Batu berhasil mengumpulkan 3 dokumen yang membuktikan bahwa Eddy tidak pernah bersekolah di SMP Taman Siswa Surabaya. Temuan tersebut, menurut KPUD, sudah cukup kuat untuk mencoret Eddy dalam pilkada yang akan berlangsung Oktober mendatang itu.
(zel/rin/kap)



