
Awang Faroek Ishak (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-07-15 02:33:59 WIBBandara RA Bessing di Kaltim Perbatasan Malaysia Diresmikan
Politikindonesia - Terminal bandar udara (bandara) di perbatasan Indonesia dengan Malaysia di Kabupaten Malinau yakni Bandar Udara Kolonel RA Bessing diresmikan operasionalnya, Sabtu (14/07). Bandara ini merupakan bandara lintas perbatasan, namun ada juga penerbangan menuju Kota Tarakan oleh maskapai penerbangan Susi Air yang operasionalnya menggunakan dua pesawat.
Peresemian bandara dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak bersamaan dengan rangkaian kunjungan kerja gubernur di wilayah utara Kaltim yang berlangsung 9 hingga 15 Juli 2012.
“Bandara Kolonel RA Bessing dibangun sejak 2009 dan berhasil diselesaikan pada 2010 dengan dana Rp16 miliar yang bersumber dari APBD Kaltim,” kata Awang Faroek.
Awang menjelaskan, Bandara RA Bessing sempat "mangkrak" selama hampir dua tahun karena dalam pengelolannya masih membutuhkan persyaratan dari pemerintah pusat khususnya Kementerian Perhubungan. "Pada 2012 ini prosesnya sudah rampung sehingga pengelolaannya akan diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Malinau."
Luas keseluruhan Bandara RA Bessingyakni 48 hektare dengan landas pacu sepajang 1.600 meter namun fungsionalnya baru dioperasionalkan 1.400 meter. Bangunan terminal Bandara RA Bessing berlantai dua dengan luas 1.500 meter persegi.
“Bandar ini merupakan terminal terluas kedua di kabupaten/kota di Kaltim setelah Bandara Kalimarau, Kabupaten Berau yang memiliki luas 9.000 meter persegi," ungkap Awang.
Awang mengatakan, panjang landasan pacu 1.600, namun fungsional hanya 1.400 meter dan sisanya belum difungsionalkan. Hal ini karena pesawat yang mendarat hanya jenis Casa dan ATR. “Namun, kemungkinan besar maskapai Wing Air mau masuk ke daerah utara dan optimalasiasi landas pacu sudah bisa digunakan," ujar Awang.
Sementara, Bupati Malinau Yansen TP mengatakan, Bandara RA Bessing itu akan membuka isolasi sejumlah wilayah yang ada di perbatasan. Sebab beberapa wilayah yang ada di perbatasan masih sulit dijangkau melalui perjalanan darat. Sehingga keberadaan bandara ini diharapkan akan membuka isolasi beberapa kecamatan Kabupaten Malinau.
(zel/rin/wan)



