
Mawardy Nurdin dan Illiza Saaduddin Djamal (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-07-04 07:14:51 WIBWalikota dan Wakil Walikota Banda Aceh Dilantik
Politikindonesia - Gubernur Aceh Zaini Abdullah melantik dan mengambil sumpah Mawardy Nurdin dan Illiza Saaduddin Djamal sebagai Walikota dan Wakil Walikota Banda Aceh terpilih periode 2012-2017. Pelantikan berlangsung dalam rapat paripurna istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Rabu (04/07), disaksikan sekitar 1.500 undangan.
Dalam amanatnya, Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta Mawardy Nurdin dan Illiza Saaduddin Djamal meningkatkan ekonomi dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. “Saya mengharapkan walikota dan wakil walikota yang baru dilantik mampu meningkatkan kreativitas serta pembangunan yang memihak rakyat," katanya.
Zaini juga berpesan agar kedua pejabat baru itu mampu mewujudkan transparansi dan akuntabilitas, sehingga terciptanya pemerintahan yang bersih. “Jangan sampai terjadi kolusi, korupsi, dan nepotisme dalam menempatkan pejabat di satuan kerja perangkat daerah. Tempatkanlah pejabat sesuai kapasitasnya.”
Mawardy Nurdin dan Illiza Saaduddin Djamal terpilih kembali pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) pada 9 April 2012. Pasangan yang diusung Partai Demokrat, PPP, dan sejumlah partai lainnya terpilih sebagai walikota dan wakil walikota setelah meraih 43,44 persen suara.
(zel/rin/kap) Dalam amanatnya, Gubernur Aceh Zaini Abdullah meminta Mawardy Nurdin dan Illiza Saaduddin Djamal meningkatkan ekonomi dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat. “Saya mengharapkan walikota dan wakil walikota yang baru dilantik mampu meningkatkan kreativitas serta pembangunan yang memihak rakyat," katanya.
Zaini juga berpesan agar kedua pejabat baru itu mampu mewujudkan transparansi dan akuntabilitas, sehingga terciptanya pemerintahan yang bersih. “Jangan sampai terjadi kolusi, korupsi, dan nepotisme dalam menempatkan pejabat di satuan kerja perangkat daerah. Tempatkanlah pejabat sesuai kapasitasnya.”
Mawardy Nurdin dan Illiza Saaduddin Djamal terpilih kembali pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) pada 9 April 2012. Pasangan yang diusung Partai Demokrat, PPP, dan sejumlah partai lainnya terpilih sebagai walikota dan wakil walikota setelah meraih 43,44 persen suara.



