• HOME
  • POLITIK
  • HUKUM
  • NARKOBA
  • WAWANCARA
  • EKONOMI
  • PENDAPAT
  • POLITISIANA
  • NUSANTARA
  • VIDEO
WIB
NEWSFLASH
Search
Bookmark and Share
NUSANTARA
Ilustrasi (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
  • Walhi Kalteng Dukung Pencabutan 23 Izin Usaha
  • NTT: 11 Desa Terisolasi Akibat Longsor
  • Izin 6 Perusahaan Tambang Mangan Di NTT Dicabut
  • Tolak Penambangan Pasir, Warga Pulo Panjang Demo Bupati Serang
  • Tolak Kehadiran Bluebird, Sopir Taksi Batam Mogok
2012-06-26 01:13:49 WIB

Walhi NTT Tolak Izin 403 Izin Usaha Pertambangan

Politikindonesia - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nusa Tenggara Timur (NTT) menolak sikap pemerintah setempat yang sampai Juni ini sudah mengeluarkan 403 izin usaha pertambangan (IUP). Menurut Walhi NTT, banyaknya IUP berpotensi merusak lingkungan dan sumber-sumber penghidupan. Padahal sepanjang sejarah tambang, masyarakat yang bermukim dekat lokasi tambang tidak pernah sejahtera. 

"Kami mempertanyakan di mana green economy dan politik hijau dari pemerintah daerah," kata Direktur Walhi NTT Hery Naif di Kupang, Senin (25/06). 

Menurut Hery, tidak tepat menggunakan alasan peningkatan asli daerah (PAD) bersumber dari tambang karena pendapatan yang diperoleh dari retribusi tambang sangat kecil bila dibandingkan dengan kerusakan lingkungan.

“Tidak ada daerah yang maju karena usaha pertambangan. Kegiatan reklamasi pun tidak pernah terlihat. Ia mencontohkan tambang galian C yang tersebar di Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, yang dibiarkan menganga tanpa reklamasi,” ujar Hery. 

Kondisi yang sama juga terlihat di berbagai wilayah kabupaten. Tambang galian C juga sering menelan korban jiwa. Dengan alasan tersebut Walhi tetap menolak pertambangan di NTT. 

Selain itu, ungkap Hery, tambang emas di Taman Nasional Lai Wanggi Wanggameti, Sumba Timur, juga ditolak warga. Sebanyak 114 mata air bersumber di taman nasiona tersebut dikhawatirkan mengering jika eksplorasi emas dilanjutkan, termasuk pasokan air ke areal pertanian juga bakal terganggu. 
(zel/rin/wan)
 
FOLLOW US
             
POLITISIANA
Index >>

Hutan Gunung Puntang, Rumah Baru Owa Jawa

Kawasan hutan lindung Malabar di Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, a...


Tifatul: Fraksi PKS Selewengkan Instruksi Majelis Syuro

Tifatul Sembiring mengkritik sikap koleganya di Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Dewan Perw...

NUSANTARA
Index >>

Ada 148 Titik Api, Suhu Udara di Riau Mulai Ekstreem

Sebanyak 148 titik panas (hotspot) sebagai indikasi terjadi kebakaran hutan dan lahan terdeteksi ber...


DIY Anggarkan Rp46 Miliar buat Pengentasan Kemiskinan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalokasikan dana Rp46 miliar untuk...
JAJAK PENDAPAT
Inikah Presiden RI 2014 - 2019 Pilihan Anda?
1.Aburizal Bakrie
2.Prabowo Subianto
3.Endriarto Sutarto
4.Dahlan Iskan
5.Gita Wirjawan
6.Sri Mulyani Indrawati



Hasil jajak pendapat


HOME | POLITIK | HUKUM | NARKOBA | WAWANCARA | EKONOMI | PENDAPAT | POLITISIANA | NUSANTARA | VIDEO | REDAKSI

Copyright © 2011 PolitikIndonesia.com All rights reserved