
Abraham Samad (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-07-16 04:10:52 WIBKPK Bantah Korupsi Alquran Terkait Pencalonan Ical
Politikindonesia - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan tidak ada unsur politis dalam pengungkapan kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran beserta pelakunya. Sebelumnya beredar rumours menyebutkan kasus ini terkait dengan pencalonan Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie sebagai calon Presiden.
"Tidak ada maksud apa-apa mengungkapkan kasus tersebut, atau kesengajaan dengan diadakannya Rapimnas Partai Golkar.KPK sudah menelusurinya jauh sebelum rapimnas itu diadakan," kata Ketua KPK Abraham Samad, di Jakarta, Minggu malam (15/07).
Abraham mengakui KPK mendengar adanya keluhan dari Partai Golkar karena pengungkapan kasus Alquran bersamaan dengan pencalonan Ical atau Aburizal Bakrie sebagai capres.
“Dugaan korupsi pengadaan Alquran memang sensitif. Sebab itu, di awal-awal tidak ada yang mau mengungkapkan. Jadi, saya yang menyampaikan ke publik," kata Abraham.
Sebelumnya, KPK sudah mengumumkan potensi kerugian negara dari pengadaan Alquran dan tersangka pelakunya yang berinisial ZD berasal dari Partai Golkar.
(ar/rin/wan) "Tidak ada maksud apa-apa mengungkapkan kasus tersebut, atau kesengajaan dengan diadakannya Rapimnas Partai Golkar.KPK sudah menelusurinya jauh sebelum rapimnas itu diadakan," kata Ketua KPK Abraham Samad, di Jakarta, Minggu malam (15/07).
Abraham mengakui KPK mendengar adanya keluhan dari Partai Golkar karena pengungkapan kasus Alquran bersamaan dengan pencalonan Ical atau Aburizal Bakrie sebagai capres.
“Dugaan korupsi pengadaan Alquran memang sensitif. Sebab itu, di awal-awal tidak ada yang mau mengungkapkan. Jadi, saya yang menyampaikan ke publik," kata Abraham.
Sebelumnya, KPK sudah mengumumkan potensi kerugian negara dari pengadaan Alquran dan tersangka pelakunya yang berinisial ZD berasal dari Partai Golkar.



