
Ilustrasi (Helmi/dok)
Artikel Terkait:
2012-06-30 01:28:08 WIBPerjanjian Uni Eropa Picu Harga Minyak Naik US$7
Politikindonesia - Perjanjian para pemimpin Uni Eropa tentang langkah-langkah krisis penting dibaca pembeli sebagai sinyal permintaan akan meningkat akan minyak. Hal ini membuat harga minyak dunia kembali melambung. Harga minyak Amerika Serikat naik hingga lebih dari US$7 per barel pada perdagangan Jumat (29/09), atau Sabtu pagi waktu Indonesia.
Kontrak utama New York, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) atau light sweet untuk pengiriman Agustus, berakhir melonjak US$7,27 menjadi US$84,96 per barel. Di perdagangan London, minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan Agustus melonjak US$6,44 menjadi US$97,80 per barel.
Ledakan akan pembelian ini terjadi setelah Konferesi Tingkat Tinggi (KTT) di mana para pemimpin penting zona euro berhasil menjembatani perbedaan untuk menyepakati langkah-langkah baru yang besar untuk mendukung bank-bank dan membantu pemerintah-pemerintah bermasalah memangkas suku bunga mereka. Para pemimpin zona euro ini juga menandatangani sebuah program stimulus ekonomi sebesar 120 miliar euro (US$150 miliar).
(ron/rin/kap)



